Detail Cantuman Kembali
studi pengaruh penambahan vitamin E dengan konsentrasi berbeda terhadap kualitas fish flour lemuru pada penyimpanan 4 bulan
Produk hasil olahan perikanan semakin diminati sebagai makanan sehat. Beberapa alasan ketidakpraktisan menjadikankendala dalam mengkonsumsi ikan. Maka perlu terobosan "bentuk" ikan untuk lebih mudah digunakan/dikonsumsi. Maka dilakukan penelitian fish flour lemuru dalam hal mutu dan daya simpannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penambahan vitamin E dengan berbagai konsentrasi pada tepung daging ikan lemuru dalam beberapa kali pengamatan selama penyimpanan 4 bulan. Penelitian dilaksanakan di laboratorium Pengolahan hasil Perikanan Fakultas Teknologi Kelautan dan Perikanan Universitas Hang Tuah Surabaya dan Laboratorium BPPI Dinas Perindustrian dan Perdagangan Wonokromo Surabaya. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan disain Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan konsentrasi vitamin E (0, 0,0125 dan 0,025) dan daya simpan (0, 2, 4 bulan) sebagai kelompok ulangan. Parameter yang diukur meliputi aw, peroksida, TVB dan TPC. Hasil penelitian menunjukkan fish flour lemuru dengan penambahan vitamin E 0, 0,0125 dan 0,0250 memiliki ω-3 berkisar antara 0,79 - 0,89, sehingga rawan ditumbuhi kapang bila tanpa penyimpanan yang baik. Sedangkan penambahan vitamin E pada konsentrasi yang berbeda tidak berpengaruh (sig = 0,343) pada angka peroksida fish flour, namun terhadap daya simpan berpengaruh nyata (sig = 0,003). Sampai penyimpanan 4 bulan peroksida fish flour dengan vitamin E 0 dan 0,025 berturut-turut adalah 4,09 dan 2,16 mg oksigen/100 gr. Fish flour lemuru dengan penambahan vitamin E 0 , 0,0125 dan 0,0250 tidak berpengaruh (sig = 0,52) terhadap kadar TVB, demikian pula dalam hal daya simpan (sig = 0,054). Kadar TVB mendekati 30 mg N/100gr untuk semua konsentrasi vitamin E pada penyimpanan bulan ke-4. Sementara itu penambahan vitamin E pada konsentrasi yang berbeda tidak berpengaruh (sig = 0,144) terhadap nilai TPC fish flour, sedangkan daya simpan berpengaruh nyata (sig = 0,002). Fish flou lemuru tanpa vitamin E pada bulan ke-4 memiliki TPC yang telah melebihi 5.105. Dengan demikian pemberian vitamin E pada konsentrasi yang berbeda tidak memberikan pengaruh nyata pada mutu fish flour. Namun kecenderungan data menunjukkan penghambatan penurunan mutu pada konsentrasi vitamin E yang lebih besar. Pada bulan ke-4 fish flour tanpa vitamin E telah mengalami kemunduran mutu.
Willy Widjajanto - Personal Name
Wahyu Sulistyowati - Personal Name
Moch. Arief Sofijanto - Personal Name
Wahyu Sulistyowati - Personal Name
Moch. Arief Sofijanto - Personal Name
625.04.02 Wil s
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2004
Surabaya
xii, 58 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







